Rabu, 15 Juli 2015

Kawah Singkedan, lumpur panas yang berada di kawah ke 2

Kawah Singkedan, lumpur panas yang berada di kawah ke 2

Pertama-tama marilah panjatkan puja dan puji syukur atas kehendak Allah SWT. Atas limpahan kenikmatannya sehingga saya sebagai penulis artikel ini bisa menulis artikel yang telah aku buatkan untuk anda semunaya yang ada di saat ini.
Saya disini sebagai penulis artikel yang sekarang ini sedang anda lihat ini saya ingin memberitaukan kepada anda semuanya yang telah sekarang ini sedang melihat artikel sederhana yang telah aku buatkan untuk semuanya orang yang ada yang sekarang ini anda sedang membaca artikel terbaru yang saya buatkan untuk anda semuanya yang telah melihat artikel sederhana yang telah saya buatkan special untuk anda semuanya yang sekarang ini sedang melihat atau membaca artikel sederhana karya dari saya sebagai penulis dari artikel sederhana ini. Artikel yang sekarang ini sedang anda lihat ini saya ingin memberitaukan kepada anda semuanya yang telah sekarang ini sedang melihat artikel sederhana yang telah aku buatkan untuk semuanya orang yang ada yang sekarang ini anda sedang membaca artikel terbaru yang saya buatkan untuk anda semuanya yang telah melihat artikel sederhana yang telah saya buatkan special untuk anda semuanya yang sekarang ini sedang melihat atau membaca artikel sederhana karya dari saya sebagai penulis dari artikel sederhana ini berisikan atau membahas tentang Kawah Singkedan, lumpur panas pada kawah yang ke 2. inilah artikel tersebut :

Selamat malam
Saya ingin memberitaukan suatu artikel kepada anda semua. Artikel ini berisi tentang gambar lumpur panas. Saya memfoto lumpur panas ini ketika saya dan keluarga saya berada di Dieng. Ketika di Dienga kami menuju ke Kawah Singkedan. Kawah singkedan itu terdapat tiga kawah. Yang pertama berada dekat di pintu masuk menuju kawah dan kawah yang ke 2 berada di sebelah utara dari kawah yang pertama dan yang ke 3 berada di Barat dari kawah yang ke 2. Di kawah yang ke 2 saya menemukan sebuah lumpur. Lumpur ini sangat panas dan berasal dari dalam bumi. Lumpur ini keluar bersaman dengan gas-gas yang berada di dalam bumi. Lalu saya memfotonya. Di sana juga ada sebuat batu yag berwarna kuning dan batu itu adalah batu belerang. Kemudian saya mengambil batu itu. Lalu pulang bersama keluarga saya dan menuju ke tempat tujuan selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar